Thursday, June 21, 2012

Dia Hobi Merawat Diri? Sah-Sah Saja

Pasangan Anda menghabiskan waktu lama di kamar mandi? Tak perlu cemas. Menurut survei, setiap tahunnya jumlah pria yang concern dengan perawatan tubuh semakin bertambah. Maybe he’s one of them.
Sebuah riset yang dilakukan oleh lembaga pemasaran Mintel menunjukkan bahwa 1 dari 5 pria muda (16-24 tahun) sangat concern dengan penampilan fisik mereka. Itulah sebabnya mengapa berbagai brand perawatan tubuh pria kian gencar menjual produk mereka, tak hanya kepada eksekutif muda, tetapi juga pelajar hingga atlet.

Kehadiran selebriti pria seperti David Beckham, Adam Levine, Zac Efron, Nicholas Saputra, Christian Sugiono, atau Darius Sinathrya pun turut membuat pria di seluruh dunia menjadi terinspirasi untuk tampil lebih sempurna dan rapi di mata pasangannya. Jujur saja, Anda pasti suka dengan nama-nama yang Cosmo sebut di atas, kan? That’s why, asal masih dalam batas kewajaran, biarkanlah pasangan Anda dengan 'hobi' barunya tersebut, karena penampilan yang maksimal akan membuat kepercayaan dirinya melesat, termasuk di atas ranjang! Plus, dijamin pasangan seperti ini tak akan memasang tampang masam jika diminta menemani Anda ke salon atau spa. Bahkan Anda bisa mengajaknya untuk spa date di akhir pekan. Oh iya, perlu Anda ingat dear: pria metroseksual sudah pasti hobi merawat diri, tapi pria yang hobi merawat diri, alias grooming, belum tentu pria metroseksual.

Nah, sama halnya dengan fashion, urusan grooming para pria pun memiliki tren. Jika beberapa tahun belakangan pria sudah semakin akrab dengan body lotion, sunscreen, lip balm atau perawatan spa dan salon, apa saja sih tren grooming yang sedang “in” di kalangan pria (terutama di kota besar) saat ini? Simak agar Anda tak perlu mengernyitkan dahi lagi melihat kebiasaan barunya.

Kembali ke Barbershop
Alasan paling logis mengapa para pria kembali memilih potong rambut di barbershop daripada salon mungkin karena efisiensi waktu, extra service, serta perhatian secara personal yang mereka terima. Berbeda dengan salon yang terkadang harus mengantre di antara pelanggan wanita yang menghabiskan banyak waktu, di barbershop umumnya tiap pelanggan hanya perlu 30 menit saja untuk hasil maksimal. Tak hanya itu, bonus pelayanan seperti feet/back/shoulder massage sampai hot stone massage cuma-cuma pun membuat para pria tambah betah. Di Jakarta, ada beberapa barbershop yang cukup terkenal, di antaranya Fix Up Barbershop, XP Barbershop, dan Citi:Cuts dengan harga yang terjangkau.

Model Rambut Klasik
Tren yang satu ini erat kaitannya dengan maraknya barbershop (serta booming-nya serial Mad Men). Potongan yang neat, simple dan klasik memang spesialisasi dari barbershop. Selain low maintenance, model rambut seperti ini disukai para pria karena cocok di tiap situasi: hangout with the boys, kencan romantis dengan Anda, atau meeting dengan klien.

Aroma Alami
Memang, parfum lansiran brand-brand ternama masih menjadi favorit. Namun, para pria mulai banyak yang memilih untuk tampil berbeda dan benar-benar stand out. Biasanya untuk yang satu ini mereka lebih memilih cologne berbahan alami dengan base essential oils ketimbang alkohol, agar aromanya lebih tahan lama dan lebih menyatu dengan aroma tubuh mereka. Hmmm...sexy!

Pisau Cukur
Alat cukur mekanik memang mudah dan praktis, namun tak akan bisa mengalahkan kemaskulinan pisau cukur tradisional. Menggunakan alat satu ini memang tak mudah dan butuh skill tersendiri, namun hal tersebut tak menghentikan para pria untuk belajar menggunakannya. Kalaupun malas melakukannya sendiri, mereka tetap bisa mendapatkan sensasi mencukur kumis dan jenggot dengan pisau cukur di barbershop langganan.
Serba Organik
Kesadaran terhadap lingkungan yang semakin tinggi benar-benar memengaruhi gaya hidup semua orang. Tak sedikit pula yang menerapkannya dalam perawatan diri, yaitu dengan menggunakan produk-produk perawatan kulit dan wajah dari bahan-bahan organik. Well groomed dan sadar lingkungan? Pasti Anda tak akan ragu untuk membawanya pulang dan mengenalkannya pada orang tua.

MEN’S GROOMING DON'TS
Wajar kok jika pasangan ingin memberi perhatian ekstra pada penampilannya. Namun, jangan kebablasan!

Toe Nails Painting
Seksi rasanya apabila si dia mau membantu memulas kuku kaki Anda dengan pewarna kuku alias kuteks. Tapi kalau sebaliknya? Big N-O! Bahkan Johnny Deep pun tak tampak seksi dengan kuteks. Berbeda dengan manicure atau pedicure yang masih bisa ditolerir. Kalau dia memaksa ingin ber-kuteks ria, katakan saja kepadanya, “Perlu rok dan stocking juga, babe?”

Getting a Wax Job
Selain model atau atlet renang profesional, pria tak seharusnya mencukur habis bulu ketiak ‘coz that’s not sexy at all. Agree? Pasti Anda akan mempertanyakan kejantanannya apabila melihat pria mulus tanpa sehelai rambut pun di tubuhnya. Kalau pubic hair atau rambut kemaluan, tak ada salahnya untuk sedikit ditrim agar lebih rapi dan tidak terlalu bushy. Ini juga berguna lho untuk merawat kelembaban dan kebersihan di sekitar Mr. Happy, dan mungkin Anda bisa membantunya untuk yang satu ini. But no waxing atau mencukur habis pubic hair-nya!
Source: Cosmopolitan Edisi Mei 2012, halaman 154
(Cosmo/Bee)

No comments:

Post a Comment